Saat ini telah tersedia Apalikasi e-Rapor SMA Versi 2025.1 yang dapat diguanakan untuk membuat rapor siswa tahun 2026. Aplikasi merupakan Updater e-Rapor SMA Versi 2025 to 2025.1
Aplikasi e-Rapor SMA adalah
aplikasi/perangkat lunak berbasis web yang berfungsi untuk manajemen penilaian
dan Pendidik laporan capaian kompetensi peserta didik (Rapor) pada satuan
pendidikan jenjang SMA.
Aplikasi e-Rapor dikembangkan
dengan mengacu pada kaidah-kaidah sistem Penilaian/ asesmen sebagaimana termuat
dalam Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka (Tahun 2022, Tahun
2024 dan Tahun 2025), Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum 2013 Revisi
(Tahun 2022 dan Tahun 2025), Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil
Pelajar Pancasila, serta Panduan Kokurikuler.
Aplikasi e-Rapor terintegrasi
dengan aplikasi Dapodik melalui web services yang telah disediakan Dapodik.
Aplikasi e-Rapor SMA dikembangkan
oleh I Nyoman Pasek, S.Pd., M.Pd. seorang Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan
Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali bersama Suyudi Suhartono,S.Pd., SMAN 1
Sewon, Bantul DIY dan Sukaryadi, S.Pd., SMAN 1 Karanggede, Boyolali, Jawa
Tengah sebagai tim yang ditunjuk langsung oleh Direktorat SMA.
Dalam implementasi Aplikasi
e-Rapor SMA di lingkungan satuan Pendidikan, Direktorat SMA menyiapkan tim
teknis untuk dapat membantu kesulitan yang dialami sekolah terkait pemanfaatan
aplikasi e-Rapor ini agar dapat berjalan sesuai dengan harapan Bersama.
Aplikasi e-Rapor SMA akan
terus dikembangkan sesuai kebutuhan dan regulasi yang berlaku serta selalu
menyesuaikan dengan kebijakan dan perubahan pada Aplikasi Dapodik.
Aplikasi e-Rapor SMA
terintegrasi dengan Dapodik Lokal Sekolah, berikut ini adalah Alur integrasi
Data pada aplikasi e-Rapor dan Dapodik.
✓ Aplikasi e-Rapor dan Dapodik
terintegrasi secara lokal di setiap sekolah, artinya e- Rapor dan Dapodik
dihubungkan dalam jaringan secara lokal antara aplikasi e- Rapor dan Aplikasi
Dapodik Sekolah (ini dapat dilakukan dengan memasang Aplikasi Dapodik dan
Aplikasi e-Rapor dalam 1 Komputer ataupun komputer yang berbeda).
✓ Dalam Aplikasi Dapodik,
Operator Sekolah mengentrikan data referensi yang dibutuhkan oleh Aplikasi e-Rapor
diantaranya : Data Kurikulum, Data Sekolah, Data Guru, Data Siswa, Data Rombel
dan Anggota Rombel, Data Pembelajaran, Data Ekstrakurikuler dan Data Anggota
Esktrakurikuler.
Selanjutnya seluruh data
tersebut ditarik oleh Aplikasi e-Rapor melalui metode tarik data lewat
webservice yang telah dipasang pada aplikasi.
Dengan metode ini, maka pada
Aplikasi e-Rapor tidak perlu lagi melakukan input ulang terhadap data tersebut,
melainkan tinggal menarik dari Dapodik. Bila terjadi kesalahan Data terkait
Data Master tersebut, maka perbaikannya dilakukan melalui Aplikasi Dapodik,
kemudian ditarik kembali melalui Aplikasi e-Rapor.
✓ Setelah Data master Dapodik
di e-Rapor, selanjutnya data tersebut digunakan untuk mengelola nilai Rapor
yang dilakukan oleh Administrator, Guru maupun Wali Kelas.
✓ Hasil Nilai Rapor pada
Aplikasi e-Rapor, setelah dicetak dan dibagikan ke orang tua siswa, selanjutnya
nilai rapor tersebut dapat dikirim langsung ke Aplikasi Dapodik, sehingga tidak
perlu lagi melakukan pengentrian data nilai secara panduan di aplikasi Dapodik
✓ Data Nilai yang telah
tersimpan di Aplikasi Dapodik, selanjutnya dikirim ke server pusat dengan
memanfaatkan metode sinkronisasi Dapodik. Proses Sinkron nilai ke server pusat
tersebut dapat dilakukan setiap saat seperti halnya sinkronisasi data Dapodik
lainnya.
✓ Data Nilai dan Data Dapodik
lainnya yang telah dikirim ke server Dapodik pusat akan terkumpul di server
pusdatin untuk selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sesuai
regulasi yang berlaku.
Untuk menjalankan Aplikasi
e-Rapor SMA di sekolah, setiap sekolah diharapkan telah memiliki jaringan
minimal Local area network (LAN) yang memadai. Berikut ini Adalah bagan
jaringan LAN sekolah untuk penggunaan Aplikasi e-Rapor SMA.
✓ Aplikasi e-Rapor SMA hanya
dipasang pada salah satu komputer server (1 sekolah 1 aplikasi)
✓ Aplikasi e-Rapor tidak boleh
diinstal pada setiap komputer guru
✓ Untuk kerja oleh guru mapel,
wali kelas maupun siswa dilakukan melalui browser dengan mengakses IP server
e-Rapor
✓ Untuk menghubungkan komputer
Server e-Rapor SMA dengan Dapodik maupun dengan komputer guru/wali/siswa dapat
dilakukan dengan menggunakan jaringan LAN baik dengan menggunkan Kabel LAN maupun
Wifi
✓ Selama proses
menjalankan e-Rapor SMA,
tidak diperlukan koneksi
internet, namun bila sekolah ingin mengonlinekan, disarankan dengan cara
mengonlinekan komputer server menggunakan IP Public.
✓ Bila sekolah tidak memiliki
IP Public dan tetap ingin bekerja online, maka dapat memanfaatkan layanan Cloud
server selama proses pengerjaan e-Rapor. Berikut ini contoh bagan jaringan
komputer dengan cloud server.
Dalam implementasi e-Rapor
SMA di sekolah, diperlukan tim dengan perannya masing- masing. Berikut ini
adalah peran masing-masing pengguna e-Rapor SMA.
1. Operator Dapodik
Tugas Operator Dapodik adalah
melengkapi data yang dibutuhkan e-Rapor melalui aplikasi Dapodik, diantaranya :
✓ Input data Siswa
✓ Input Data PTK
✓ Input Rombongan Belajar, Anggota Rombel dan
Wali Kelas
✓ Input Pembelajaran
✓ Input Ekstrakurikuler
✓ Membuat Webservice
2. Administrator (Admin
e-Rapor)
Administrator bertugas untuk
menyiapkan referensi data dan mengontrol terhadap semua data pada aplikasi
e-Rapor SMA. Berikut ini tugas utama Administrator.
✓ Bersama Operator melakukan Setings Webservice
Dapodik.
✓ Mengambil data Dapodik
✓ Membuat data pengguna / User untuk Guru,
Siswa maupun administrator
✓ Mengecek dan menyesuaikan referensi data dari
Dapodik
✓ Menyesuaikan referensi Lokal (Pembelajaran,
mapping rapor, penyesuaian logo sekolah dan pemda, tanda tangan, foto siswa
maupun input tanggal rapor
✓ Menyesuaikan referensi P5 (Pengguna Sebelum
Tahun Ajaran 2025/2026) atau
Kokurikuler (Pengguna Mulai
Tahun Ajaran 2025/2026)
✓ Mengecek Status & Perkembangan Nilai
✓ Cetak Data Rapor (Leger, Pelengkap, Nilai
Rapor, maupun Rapor P5), untuk cetak ini dapat pula dilakukan oleh Wali Kelas.
✓ Menyusun Referensi dan Setting Transkrip
Nilai Ijazah.
✓ Input Nilai dan Cetak Transkrip Nilai Ijazah
(ini dapat pula dilakukan oleh Wali Kelas)
✓ Kirim Nilai ke Dapodik
✓ Backup Restore Data
3. Guru Mapel
Guru mapel bertugas untuk
menginput nilai yang dicapai oleh siswa sesuai mata Pelajaran dan kelas yang
diampu. Proses input nilai tidak dapat dilakukan oleh Operator maupun
Administrator, harus dilakukan sendiri oleh Guru Mata Pelajaran. Adapun fitur
yang disediakan untuk Guru mapel diantaranya :
✓ Input Tujuan Pembelajaran.
✓ Input Nilai Rapor
✓ Input Nilai P3 (Khusus Kelas dengan Kurikulum
2013 Sebelum Tahun Ajaran 2025/2026)
✓ Input Nilai Profil Lulusan (Khusus Kelas
dengan Kurikulum 2013 Mulai Tahun Ajaran 2025/2026)
✓ Input Nilai Projek P5 dan Input Catatan
Projek P5 (Khusus Guru Mapel yang bertugas sebagai Koordinator Projek Sebelum
Tahun Ajaran 2025/2026)
✓ Input Nilai Kokurikuler (Khusus Guru Mapel
yang bertugas sebagai Koordinator Projek Mulai Tahun Ajaran 2025/2026)
✓ Input Nilai
Ekstrakurikuler (Khusus Guru
Mapel yang bertugas
Pembina esktrakurikuler)
✓ Cek Status Penilaian dan
Perkembangan nilai mata pelajaran siswa.
Catatan : proses input nilai
dapat pula dilakukan dengan menggunakan metode import dari format excel yang
telah disiapkan aplikasi.
4. Wali Kelas
Guru mapel yang bertugas
sebagai Wali Kelas akan memperoleh menu wali kelas untuk dapat mengelola
seluruh data rapor siswa pada kelas yang menjadi binaannya.
Adapun fitur yang disediakan
untuk wali kelas diantaranya :
✓ Update data siswa
✓ Input Rekap Kehadiran per
semester
✓ Input Nilai Ekstrakurikuler
(Jika belum diinput oleh Pembina ekskul)
✓ Input kenaikan kelas (Setiap
semester genap)
✓ Input/Proses Deskripsi Sikap
(Jika mengampu kelas dengan kurikulum 2013)
✓ Cek perkembangan nilai rapor
dan Status Penilaian
✓ Cetak Leger dan Rapor Intra
serta Cetak Rapor P5 (Khusus Sebelum Tahun Ajaran 2025/2026)
✓ Input Nilai dan Cetak
Trakskrip Ijazah (khusus guru yang bertugas sebagai wali kelas pada kelas akhir
mulai tahun ajaran 2024/2025)
5. Siswa
Aplikasi e-Rapor ini dapat
diakses juga oleh siswa dengan menggunakan akun siswa yang telah dibuatkan oleh
administrator. Adapun fitur yang disediakan untuk siswa diantaranya :
✓ Update Profile.
✓ Mengecek Perkembangan Nilai
dan riwayat capaian nilai Rapor
✓ Download dan cetak Rapor
Nilai yang dapat dicek oleh
siswa hanya nilai yang sudah dipublish dan dibagikan melalui cetak rapor.
File Rapor dan lainnya hanya
dapat didownload oleh siswa, jika diijinkan untuk diakses oleh administrator.
Buku panduan e-Rapor SMA ini
memuat informasi seputar aplikasi e-Rapor SMA, petunjuk teknis penggunaan
aplikasi, mulai dari instalasi, pengaturan awal, hingga proses input dan
pengelolaan data penilaian. Harapan kami, buku ini dapat menjadi acuan praktis
bagi kepala sekolah, Administrator, operator sekolah, guru, wali kelas, murid,
serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan e-Rapor di lingkungan SMA.
Aplikasi e-Rapor SMA dapat
diunduh dan digunakan secara gratis bagi seluruh sekolah jenjang SMA di seluruh
Indonesia baik yang menggunakan Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka.
Link download Updater e-Rapor SMA Versi 2025 to 2025.1
Link download Buku panduane-Rapor SMA Versi 2025.1 (2026)
Demikian informasi tentang
Link download Panduan dan Installer Apalikasi e-Rapor SMA Versi 2025.1 untuk
digunakan tahun 2026. Semoga ada manfaatnya.

0 Komentar